Showing posts with label Fashion Pria. Show all posts
Berenang Sampai PAPUA
By : Alyanis Mufid SWM
Tanpa Tangan dan Kaki, Pria ini Berenang ke Papua
Seorang pria Prancis, Philippe Croizon, tanpa tangan dan kaki berhasil berenang dari Papua Nugini ke Papua hari Kamis, 17 Mei sebagai bagian dari misinya untuk berenang ke lima benua.
Philippe Croizon, 43, berenang di tengah gelombang besar dan angin kencang. Dia berenang dari Desa Wutung, Papua Nugini ke Pasar Skow, Provinsi Papua, Indonesia. "Ini sangat-sangat sulit," kata Croizon seperti dilaporkan kantor berita AFP.
Berhasil mengarungi jarak 20 km
Dia menambahkan waktu tempuh melebihi target yang ditetapkan karena dia berenang melawan arus. Waktu yang diperlukan Croizon untuk mengarungi laut sepanjang 20 km mencapai 7 jam 30 menit.
Croizon menggunakan kaki palsu dan ditempel dengan flipper atau alat bantu renang berbentuk dayung. Puluhan warga Pasar Skow berkumpul di pantai untuk menyambut kedatangan Philippe Croizon.
Pria yang kehilangan kaki dan tangan dalam kecelakaan pada 1994 itu menyatakan beruntung tidak bertemu dengan ikan hiu atau ubur-ubur. Melalui Twitter, dia menceritakan bahwa dia ditemani seorang pria Papua Nugini, Zet Tampa, yang berenang bersamanya guna menunjukkan solidaritas.
Untung tak bertemu hiu/taipeitimes.com
Berenang dari Papua Nugini ke Papua merupakan bagian dari upaya Philippe Croizon untuk berenang ke lima benua. Sebelumnya rencana Croizon berenang ke Papua sempat tertunda karena menunggu izin masuk ke wilayah Indonesia dan izin baru diterima hari Rabu.
Dia selanjutnya berencana berenang dari Teluk Aqaba, Yordania ke pesisir pantai Mesir pada Juni, selat antara Gibraltar dan Maroko pada Juli dan Selat Bering yang terletak antara Alaska dan Rusia pada Agustus.
#WOW #papua #berenang
sumber : pulsk.com
Video - Video Power Rangers
By : Alyanis Mufid SWM
Kali Ini saya akan mengeshare video - video power ranger
Deddy Corbuzier Kini Duduk di Kursi Roda, Kenapa?
By : Alyanis Mufid SWM
Deddy Corbuzier Kini Duduk di Kursi Roda, Kenapa?
Deddy Corbuzier Kini Duduk di Kursi Roda Kenapa???
Deddy Corbuzier harus terbaring di ICU selama beberapa hari. Ada kabar Deddy terkena serangan stroke. Benarkah?
Deddy menceritakan, awalnya ia sempat pingsan di tempat gym. Ia pun dibawa ke rumah sakit. Ternyata, Deddy memang mengalami stroke dan kini harus duduk di kursi roda.
"Nah kemarin saya nge-gym ke mall, badan saya panas, terus saya minta tolong minta obat. Sebelum dibeliin obat, badan saya panas tinggi, saya pingsan. Pas sadar, bibir saya sudah miring (gejala stroke)," kisah Deddy ditemui di Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2014).
Ternyata penyakit Deddy itu ada hubungannya dengan masa lalunya yang pernah mengalami kecelakaan. Seperti apa ceritanya?
"Jadi saya pernah lima tahun lalu saya mental ditabrak mobil lagi jalan kaki, saya mental tiga kali dan tubuh saya sampai di trotoar. Saat itu saya pingsan, tapi tidak geger otak. Saat itu dokter pulangkan saya karena otak saya aman. Tapi saat itu punggung saya sakit," paparnya.
Mentalis yang identik dengan pakaian serba hitam itu pun menjelaskan, setelah diperiksa, ia memang mengalami trauma pasca kecelakaan itu.
"Ternyata benar, ini ada trauma masa lalu, udah lama traumanya. Saya ingat-ingat ternyata lima tahun lalu. Harusnya dulu saya nggak boleh gerak beminggu-minggu. Tapi saya sadar aja jalan ke sana ke sini, ternyata sekarang ngaruh ke urat saraf."
"Saya nggak bisa jalan dan berdiri, kalau berdiri, narik semua uratnya," tutup Deddy yang sementara kini memakai kursi roda.
sumber : pulsk.com
Deddy menceritakan, awalnya ia sempat pingsan di tempat gym. Ia pun dibawa ke rumah sakit. Ternyata, Deddy memang mengalami stroke dan kini harus duduk di kursi roda.
"Nah kemarin saya nge-gym ke mall, badan saya panas, terus saya minta tolong minta obat. Sebelum dibeliin obat, badan saya panas tinggi, saya pingsan. Pas sadar, bibir saya sudah miring (gejala stroke)," kisah Deddy ditemui di Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2014).
Ternyata penyakit Deddy itu ada hubungannya dengan masa lalunya yang pernah mengalami kecelakaan. Seperti apa ceritanya?
"Jadi saya pernah lima tahun lalu saya mental ditabrak mobil lagi jalan kaki, saya mental tiga kali dan tubuh saya sampai di trotoar. Saat itu saya pingsan, tapi tidak geger otak. Saat itu dokter pulangkan saya karena otak saya aman. Tapi saat itu punggung saya sakit," paparnya.
Mentalis yang identik dengan pakaian serba hitam itu pun menjelaskan, setelah diperiksa, ia memang mengalami trauma pasca kecelakaan itu.
"Ternyata benar, ini ada trauma masa lalu, udah lama traumanya. Saya ingat-ingat ternyata lima tahun lalu. Harusnya dulu saya nggak boleh gerak beminggu-minggu. Tapi saya sadar aja jalan ke sana ke sini, ternyata sekarang ngaruh ke urat saraf."
"Saya nggak bisa jalan dan berdiri, kalau berdiri, narik semua uratnya," tutup Deddy yang sementara kini memakai kursi roda.
sumber : pulsk.com
Tag :
Dalam Negeri,
Fashion Pria,
ilmu pengetahuan,
Indonesiaku,
kesehatan,
Misteri,
Olahraga,
Paling WOW,
Terbaru,
Gaya Berpakaian Pria Yang Paling Disukai Wanita, Yang Perlu Pria Ketahui
By : Alyanis Mufid SWM
Gaya Berpakaian Pria Yang Paling Disukai Wanita, yang perlu pria ketahui
Sebagai seorang pria tentu haruslah memiliki style tersendiri yang dapat mendongkrak penampilannya, salah satunya adalah gaya berpakaian atau gaya berpenampilan.
8 Cara Berpakaian Pria Yang Tidak Disukai Wanita
By : Alyanis Mufid SWM
8 Cara Berpakaian Pria Yang Tidak Disukai Wanita
Cara pandang wanita terhadap penampilan pria
Sadar atau tidak, beberapa pendapat wanita ini mungkin masih melekat pada penampilan Anda.
Semuanya kembali pada diri Anda, ini hanya pendapat.
Banyak pria mungkin masih bertahan dengan pemikiran 'tampil apa adanya'. Kemajuan informasi yang begitu pesat rupanya turut mempengaruhi segala aspek kehidupan pria, tak terkecuali untuk urusan penampilan. Anda yang akrab dengan dunia sosial media mungkin tak asing dengan aneka hashtag berbau fashion, entah itu sepatu, jam tangan, maupun cara berpakaian. Tidak bisa dipungkiri jika perkembangan mode yang menyebar melalui sosial media itu lantas mempengaruhi penampilan pria modern saat ini. Pria seakan tidak lagi buta akan perkembangan mode, pria kini tahu betul tentang merek atau model pakaian yang sedang hype.
Beruntung bila Anda termasuk pria yang paham tentang cara berpakaian modern saat ini. Untuk memahami hal itu, beberapa waktu lalu tim TalkMen sempat berbincang dengan beberapa wanita mengenai sudut pandang mereka terhadap cara berpakaian pria. Wanita-wanita ini datang dari bermacam latar belakang yang berbeda namun terbilang fashionable dan cukup mengerti tentang perkembangan mode saat ini. Setelah melalui beberapa perbincangan, kami menerima jawaban yang cukup bervariasi tapi tetap dalam satu benang merah yang sama. Jawaban tersebut kemudian kami rangkum menjadi delapan hal yang tidak disukai wanita terhadap penampilan pria.
Hindari pakaian dengan ukuran yang terlalu besar
"Gue enggak suka banget liat cowok yang kalau pakai baju atau celana kebesaran. Apalagi kalau udah harus memakai setelan jas or tuxedo, it looks awful! Buat cowok-cowok, kalau mau beli baju atau celana ada baiknya dicoba dulu, jangan main langsung ambil terus bayar. Biarpun ukuran yang diambil sesuai sama ukuran loe, tapi cutting-nya belum tentu pas. Loe bisa kok tanya pacar atau setidaknya masuk fitting room dan liat baik-baik cocok atau enggak."
Fitriana, Dokter, 27 tahun
Baju atau celana kebesaran? Wanita punya pandangan tersendiri soal ini.
Sumber: theyoungfolks.com
Pria terlalu banyak memakai perhiasan? It's a big no-no
"Hahahaha... Di zaman aneh kayak gini, agak susah membedakan mana yang bener-bener cowok atau bukan, if you know what I mean. Kecuali emang loe rapper kayak Kanye West or Rick Ross, it would be fine. But please, loe enggak perlu keliatan bling-bling to impress a girl! Kalaupun cowok mau pakai aksesoris, gue lebih prefer sama aksesoris yang emang lazim dipakai cowok, let's say jam tangan, leather bracelets, atau gelang manik-manik kecil dengan warna soft. Kalau emang loe harus pakai something kayak kalung emas, usahakan untuk enggak kelihatan dari luar."
Azzalia, Client Executive, 25 tahun
Jangan menyimpan semua barang di kantung
"Cowok gue termasuk orang yang paling sering gue marahin soal ini. Dia termasuk orang yang kalau pergi bawa banyak barang, dari mulai handphone, kunci mobil, dompet, rokok, dan korek. Terus semuanya dimasukkin ke kantung celana atau kemeja jadi kelihatan gelembung di sana-sini. Maksud gue, kalau emang loe ngerasa barang yang loe bawa itu banyak, enggak ada masalah untuk bawa tas selempang yang kecil dan simpel untuk nyimpen itu semua. Inget ya, tas selempang, bukan tas pinggang! Hahaha.. Sekarang banyak kok dijual jenis-jenis tas selempang cowok yang keren, tapi kalau boleh gue saranin pilihlah yang dibuat dari bahan canvas atau kulit. Lebih classy aja keliatannya."
Isabel, Digital Strategic Planner, 23 tahun
Proper briefcase or rucksacks?
"Gue sebenernya suka kalau liat cowok pake rucksacks (tas punggung) asal buat occassion yang gimana dulu. Kalau lagi berpakaian formal terus pakai rucksacks sih.. agak kurang ya. Mungkin akan lebih enak buat cowok untuk pakai briefcase atau tote bag yang manly untuk membawa keperluannya, misalnya laptop, notes, atau buku. Rucksacks atau backpack itu bagus untuk kegiatan yang lebih kasual sifatnya, misalnya liburan santai atau pas lagi berpakaian yang kasual juga, jadi enggak tabrakan kelihatannya.."
Rosalynn, Senior Stylist, 24 tahun
T-shirt berlogo atau slogan tertentu, really!?
"Kecuali loe cowok yang masih sekolah kayaknya cocok-cocok aja. Tapi kalau udah dewasa, jadi kelihatan childish... hahaha. Wait, kecuali untuk kaus-kaus band, or printed tee yang emang sekarang lagi hype, itu pengecualian. Tapi kalau kayak kaus-kaus souvenir, atau kaus bertuliskan sesuatu yang terlalu obvious bisa bikin drop penampilan cowok juga sih. Basically, gue lebih suka liat cowok pakai t-shirt yang polos aja, atau kalau emang bergambar ya paling gambar band atau signature print apa gitu.."
Agnes, Public Relation Manager, 26 tahun
Deep V neck. Bagaimana menurut Anda?
Sumber: banglads.com
Buckle ikat pinggang yang besar dan terlihat konyol
"Who are you dude, Kamen Rider? Hahaha... Please lah, gue aja enggak tahu kalau sampe hari ini masih ada yang pakai ikat pinggang dengan buckle yang besar dan mencolok kayak gitu. Buat cowok, gue lebih prefer belt yang kelihatan simpel aja, leather lebih bagus. Sekarang kan lagi musim tuh belt small or medium size dengan woven leather atau leather biasa. Untuk buckle, enggak perlu yang mentereng juga ngeliatin mereknya apa. Kalaupun emang buckle-nya bentuk logo suatu brand, pilih yang enggak terlalu mencolok, bisa dari warnanya yang gelap atau bentuknya yang simpel."
Bianca, Personal Buyer, 25 tahun
Kaus dengan ukuran tangan terlalu pendek
"Mau pamer otot? Hahaha.. Enggak perlu lah. Ini nih yang kadang suka gue enggak ngerti dari cowok kalau milih kaus, antara kebesaran atau kekecilan banget. Pilih yang emang bener-bener sesuai ama ukuran badan loe dong, jangan yang keliatan junkies gitu. Kalau cowok emang pengen nambahin kesan cool buat penampilannya, dia bisa aja menggulung bagian lengannya dua atau tiga kali, tapi jangan sengaja beli kaus kekecilan. Gue tahu kok mungkin emang ada cowok yang pengen nunjukkin lengannya hasil ngegym, tapi gue pribadi sih enggak suka ya. Mau pamer ke cewek atau cowok? Hahaha..."
Sekar, Jr. Digital Planner, 23 tahun
Fenomena kaus berkerah V berpotongan lebar
"Satu kata kalau gue lihat cowok pakai kaus model kayak gitu... Yuck! Kalau emang mau pamer dada sekalian aja pakai bra, bro! Hahaha... Kaus V kan banyak modelnya, dan menurut gue kaus V itu basically buat kaus dalem. Kalaupun untuk casual look, pilih aja kaus berkerah V dengan ukuran cutting mirip seperti crew neck, lebih dari itu... you're in trouble. Gue agak heran sama cowok-cowok sekarang, ada aja yang berani pakai kaus V neck lebar-lebar, no way! Well, fashion emang bebas sih buat semua orang dan setiap orang juga punya hak buat nunjukkin fashion statement-nya. It's up to you but I have my own opinion..."
Sadar atau tidak, beberapa pendapat wanita ini mungkin masih melekat pada penampilan Anda.
Semuanya kembali pada diri Anda, ini hanya pendapat.
Banyak pria mungkin masih bertahan dengan pemikiran 'tampil apa adanya'. Kemajuan informasi yang begitu pesat rupanya turut mempengaruhi segala aspek kehidupan pria, tak terkecuali untuk urusan penampilan. Anda yang akrab dengan dunia sosial media mungkin tak asing dengan aneka hashtag berbau fashion, entah itu sepatu, jam tangan, maupun cara berpakaian. Tidak bisa dipungkiri jika perkembangan mode yang menyebar melalui sosial media itu lantas mempengaruhi penampilan pria modern saat ini. Pria seakan tidak lagi buta akan perkembangan mode, pria kini tahu betul tentang merek atau model pakaian yang sedang hype.
Beruntung bila Anda termasuk pria yang paham tentang cara berpakaian modern saat ini. Untuk memahami hal itu, beberapa waktu lalu tim TalkMen sempat berbincang dengan beberapa wanita mengenai sudut pandang mereka terhadap cara berpakaian pria. Wanita-wanita ini datang dari bermacam latar belakang yang berbeda namun terbilang fashionable dan cukup mengerti tentang perkembangan mode saat ini. Setelah melalui beberapa perbincangan, kami menerima jawaban yang cukup bervariasi tapi tetap dalam satu benang merah yang sama. Jawaban tersebut kemudian kami rangkum menjadi delapan hal yang tidak disukai wanita terhadap penampilan pria.
Hindari pakaian dengan ukuran yang terlalu besar
"Gue enggak suka banget liat cowok yang kalau pakai baju atau celana kebesaran. Apalagi kalau udah harus memakai setelan jas or tuxedo, it looks awful! Buat cowok-cowok, kalau mau beli baju atau celana ada baiknya dicoba dulu, jangan main langsung ambil terus bayar. Biarpun ukuran yang diambil sesuai sama ukuran loe, tapi cutting-nya belum tentu pas. Loe bisa kok tanya pacar atau setidaknya masuk fitting room dan liat baik-baik cocok atau enggak."
Fitriana, Dokter, 27 tahun
Baju atau celana kebesaran? Wanita punya pandangan tersendiri soal ini.
Sumber: theyoungfolks.com
Pria terlalu banyak memakai perhiasan? It's a big no-no
"Hahahaha... Di zaman aneh kayak gini, agak susah membedakan mana yang bener-bener cowok atau bukan, if you know what I mean. Kecuali emang loe rapper kayak Kanye West or Rick Ross, it would be fine. But please, loe enggak perlu keliatan bling-bling to impress a girl! Kalaupun cowok mau pakai aksesoris, gue lebih prefer sama aksesoris yang emang lazim dipakai cowok, let's say jam tangan, leather bracelets, atau gelang manik-manik kecil dengan warna soft. Kalau emang loe harus pakai something kayak kalung emas, usahakan untuk enggak kelihatan dari luar."
Azzalia, Client Executive, 25 tahun
Jangan menyimpan semua barang di kantung
"Cowok gue termasuk orang yang paling sering gue marahin soal ini. Dia termasuk orang yang kalau pergi bawa banyak barang, dari mulai handphone, kunci mobil, dompet, rokok, dan korek. Terus semuanya dimasukkin ke kantung celana atau kemeja jadi kelihatan gelembung di sana-sini. Maksud gue, kalau emang loe ngerasa barang yang loe bawa itu banyak, enggak ada masalah untuk bawa tas selempang yang kecil dan simpel untuk nyimpen itu semua. Inget ya, tas selempang, bukan tas pinggang! Hahaha.. Sekarang banyak kok dijual jenis-jenis tas selempang cowok yang keren, tapi kalau boleh gue saranin pilihlah yang dibuat dari bahan canvas atau kulit. Lebih classy aja keliatannya."
Isabel, Digital Strategic Planner, 23 tahun
Proper briefcase or rucksacks?
"Gue sebenernya suka kalau liat cowok pake rucksacks (tas punggung) asal buat occassion yang gimana dulu. Kalau lagi berpakaian formal terus pakai rucksacks sih.. agak kurang ya. Mungkin akan lebih enak buat cowok untuk pakai briefcase atau tote bag yang manly untuk membawa keperluannya, misalnya laptop, notes, atau buku. Rucksacks atau backpack itu bagus untuk kegiatan yang lebih kasual sifatnya, misalnya liburan santai atau pas lagi berpakaian yang kasual juga, jadi enggak tabrakan kelihatannya.."
Rosalynn, Senior Stylist, 24 tahun
T-shirt berlogo atau slogan tertentu, really!?
"Kecuali loe cowok yang masih sekolah kayaknya cocok-cocok aja. Tapi kalau udah dewasa, jadi kelihatan childish... hahaha. Wait, kecuali untuk kaus-kaus band, or printed tee yang emang sekarang lagi hype, itu pengecualian. Tapi kalau kayak kaus-kaus souvenir, atau kaus bertuliskan sesuatu yang terlalu obvious bisa bikin drop penampilan cowok juga sih. Basically, gue lebih suka liat cowok pakai t-shirt yang polos aja, atau kalau emang bergambar ya paling gambar band atau signature print apa gitu.."
Agnes, Public Relation Manager, 26 tahun
Deep V neck. Bagaimana menurut Anda?
Sumber: banglads.com
Buckle ikat pinggang yang besar dan terlihat konyol
"Who are you dude, Kamen Rider? Hahaha... Please lah, gue aja enggak tahu kalau sampe hari ini masih ada yang pakai ikat pinggang dengan buckle yang besar dan mencolok kayak gitu. Buat cowok, gue lebih prefer belt yang kelihatan simpel aja, leather lebih bagus. Sekarang kan lagi musim tuh belt small or medium size dengan woven leather atau leather biasa. Untuk buckle, enggak perlu yang mentereng juga ngeliatin mereknya apa. Kalaupun emang buckle-nya bentuk logo suatu brand, pilih yang enggak terlalu mencolok, bisa dari warnanya yang gelap atau bentuknya yang simpel."
Bianca, Personal Buyer, 25 tahun
Kaus dengan ukuran tangan terlalu pendek
"Mau pamer otot? Hahaha.. Enggak perlu lah. Ini nih yang kadang suka gue enggak ngerti dari cowok kalau milih kaus, antara kebesaran atau kekecilan banget. Pilih yang emang bener-bener sesuai ama ukuran badan loe dong, jangan yang keliatan junkies gitu. Kalau cowok emang pengen nambahin kesan cool buat penampilannya, dia bisa aja menggulung bagian lengannya dua atau tiga kali, tapi jangan sengaja beli kaus kekecilan. Gue tahu kok mungkin emang ada cowok yang pengen nunjukkin lengannya hasil ngegym, tapi gue pribadi sih enggak suka ya. Mau pamer ke cewek atau cowok? Hahaha..."
Sekar, Jr. Digital Planner, 23 tahun
Fenomena kaus berkerah V berpotongan lebar
"Satu kata kalau gue lihat cowok pakai kaus model kayak gitu... Yuck! Kalau emang mau pamer dada sekalian aja pakai bra, bro! Hahaha... Kaus V kan banyak modelnya, dan menurut gue kaus V itu basically buat kaus dalem. Kalaupun untuk casual look, pilih aja kaus berkerah V dengan ukuran cutting mirip seperti crew neck, lebih dari itu... you're in trouble. Gue agak heran sama cowok-cowok sekarang, ada aja yang berani pakai kaus V neck lebar-lebar, no way! Well, fashion emang bebas sih buat semua orang dan setiap orang juga punya hak buat nunjukkin fashion statement-nya. It's up to you but I have my own opinion..."
Misteri dibalik Kacamata Hitam Bung Karno
By : Alyanis Mufid SWM
misteri dibalik kacamata hitam bung karno
Salah satu peninggalan Soekarno yang masih misteri, dan mungkin akan tetap misteri adalah "Kacamata hitam." Menurut rumor yang berkembang, kacamata yang bung Karno pakai adalah kacamata tembus pandangan yang dapat melihat orang yang didepannya telanjang. Inilah yang membuat setiap berpidato beliau tetap semangat, sebab dengan kacamata itu ia dapat melihat orang-orang di depannya seolah-olah tanpa busana. Tidak jelas bagaimana citra yang dilewatkan oleh lensa kacamata ini, apakah dapat membuat lekak-lekuk wanita yang aduhai terlihat jelas, atau membuat sipengguna dapat melihat hingga pada tulang belulang orang. Tetapi kalau yang terakhir ini yang terjadi, bukannya rangsangan syahwat yang didapat tetapi sebaliknya jadi terasa seperti ditengah-tengah kerangka-kerangka hidup.
Tujuan tulisan ini bukannya untuk membahas tentang ketelanjangan, bodi yang syur dan aduhai, yang membuat anda terangsang. Bukan... tetapi saya ingin mengajak anda untuk menggunakan jenis â??kacamata bung karnoâ?? yang bukan hanya melihat citra superfisial tetapi lebih dari itu dapat melihat jauh lebih dalam.
***
Terbukti bahwa kemanusiaan kita menggiring kita hanya mampu untuk menyukai orang-orang yang memiliki persamaan dengan kita. Apakah persamaan dalam latar belakang, pendidikan, etnis, hobby, bahkan persamaan selera dan kesukaan. Semakin banyak persamaan kita dengan seseorang maka semakin tinggi tingkat kesukaan kita pada orang tersebut. Salah satu yang membuat kita seperti itu adalah program di otak kita. Otak kita sudah terprogram lewat pendidikan orang tua, guru, sekolah, dan lingkungan bahwa keadaa ideal, keadaan baik, orang yang tepat adalah sosok pribadi seperti yang kita miliki. Pribadi yang kita miliki adalah hasil pembentukan dari lingkungan, dan kemudian dari semua usaha trial and error maka kita memutuskan sikap terilaku tertentulah yang terbaik, dan inilah kemudian akan diadopsi. Ini menuntun kita bersikap bahwa bila ada orang lain yang berlaku tidak seperti kita maka sikap itu bukanlah perilaku yuang terbaik. Jadi dengan kata lain secara alami kita akan bersikap, â??Kalau anda sama seperti saya maka saya akan mengasihi anda.â??
Celakanya, kadang kita memandang seseorang dan dalam sepermilli detik kita sudah putuskan untuk menyenanginya atau tidak. Kita membuat keputusan bagaimana selanjutnya berintaksi dengan seseorang tanpa tahu sepenuhnya tentang orang itu. Seyogyanya, jangan segera menutup pikiran sehingga menutup kesempatan untuk mengenal orang lain. Jangan menghakimi orang lain atas pertimbangan yang superfisial, pertimbangan yang instant dan dangkal.
Selanjutnya, kita memperlakukan orang lain sesuai dengan bagimana kita memikirkan siapa dia. Bagimana kita men-judge orang lain berhubungan dengan bagaimana kita memperlakannya.
Seorang pemuda datang ke suatu gereja dengan memakai kaos oblong yang kumal dan celana jeans yang sudah dekil. Anggota-anggota merasa terganggu sebab mereka merasa bahwa si pemuda tadi tidak menghargai betapa pentingnya persiapan diri sebelum datang ke perbaktian. Anggota-anggota gereja kemudian menyampaikan keberatannya pada pendeta jemaat. Segera pendeta itu mendekati si pemuda tadi, dan dengan sopan pendeta katakan bahwa pemuda itu perlu menanyakan kepada Tuhan pakaian apa yang pantas untuk digunakan sebelum datang lagi ke gereja itu untuk berbakti. Pada pekan berikutnya pemuda itu muncul dengan menggunakan pakaian yang sama. Sang Pendeta segera mendatanginya dan berkata, â??Saya sudah katakan bahwa anda perlu bertanya kepada Tuhan pakaian apa yang pantas anda pakai sebelum datang berbakti.â?? Kemudian pemuda itu menjawab, â??Iya, saya sudah bertanya pada Tuhan, tetapi Tuhan katanya bahwa Ia juga tidak tahu sebab Ia tidak pernah hadir ke gereja ini.â??
Berhentilah menghakimi orang lain atas menampilan mereka. Banyak orang yang pada penampilan luarnya seperti orang suci padahal di dalamnya seperti kotornya kuburan. Apa yang ada di dalam anda (dan diri seseorang) adalah lebih penting dari apa yang tampak diluar. Banyak orang yang berhati suci tetapi karena bertumbuh dalam latar belakang yang berbeda dengan anda maka penampilannya dan cara bicaranya berbeda dengan apa yang anda harapkan.
Kita kadang cepat menghakimi orang lain yang tidak sama seperti kita. Meskipun anda tidak sepenuhnya mengerti sesamamu jangan pernah menghakiminya. Kita mungkin tidak sependapat dengan oang lain tetapi itu tidak membuat kita berhenti untuk mengasihinya.
Terlalu banyak tembok-tembok yang dibangun dan sekat-sekat yang didirikan untuk memisahkan kita dengan orang lain. Banyak orang memandang rendah pada orang lain, sebab keyakinannya berbeda dengan dia. Kita harus memahami bahwa di surga tidak ada ruang terpisah untuk Islam, untuk Kristen, untuk Katolik, Untuk Adventist tetapi semuanya satu di bawah pohon Al-hayat.
Kita perlu memperbesar lingkaran cinta kita. Hilangkan kebiasaan untuk menjudge orang lain atas penampilan luarnya. Pakailah cara pandang yang dapat menembus citra superfisial, penampilan luar, tampilan sebatas kulit; yang dapat menembus hingga kepada hati.
sumber : pulsk.com
Tujuan tulisan ini bukannya untuk membahas tentang ketelanjangan, bodi yang syur dan aduhai, yang membuat anda terangsang. Bukan... tetapi saya ingin mengajak anda untuk menggunakan jenis â??kacamata bung karnoâ?? yang bukan hanya melihat citra superfisial tetapi lebih dari itu dapat melihat jauh lebih dalam.
***
Terbukti bahwa kemanusiaan kita menggiring kita hanya mampu untuk menyukai orang-orang yang memiliki persamaan dengan kita. Apakah persamaan dalam latar belakang, pendidikan, etnis, hobby, bahkan persamaan selera dan kesukaan. Semakin banyak persamaan kita dengan seseorang maka semakin tinggi tingkat kesukaan kita pada orang tersebut. Salah satu yang membuat kita seperti itu adalah program di otak kita. Otak kita sudah terprogram lewat pendidikan orang tua, guru, sekolah, dan lingkungan bahwa keadaa ideal, keadaan baik, orang yang tepat adalah sosok pribadi seperti yang kita miliki. Pribadi yang kita miliki adalah hasil pembentukan dari lingkungan, dan kemudian dari semua usaha trial and error maka kita memutuskan sikap terilaku tertentulah yang terbaik, dan inilah kemudian akan diadopsi. Ini menuntun kita bersikap bahwa bila ada orang lain yang berlaku tidak seperti kita maka sikap itu bukanlah perilaku yuang terbaik. Jadi dengan kata lain secara alami kita akan bersikap, â??Kalau anda sama seperti saya maka saya akan mengasihi anda.â??
Celakanya, kadang kita memandang seseorang dan dalam sepermilli detik kita sudah putuskan untuk menyenanginya atau tidak. Kita membuat keputusan bagaimana selanjutnya berintaksi dengan seseorang tanpa tahu sepenuhnya tentang orang itu. Seyogyanya, jangan segera menutup pikiran sehingga menutup kesempatan untuk mengenal orang lain. Jangan menghakimi orang lain atas pertimbangan yang superfisial, pertimbangan yang instant dan dangkal.
Selanjutnya, kita memperlakukan orang lain sesuai dengan bagimana kita memikirkan siapa dia. Bagimana kita men-judge orang lain berhubungan dengan bagaimana kita memperlakannya.
Seorang pemuda datang ke suatu gereja dengan memakai kaos oblong yang kumal dan celana jeans yang sudah dekil. Anggota-anggota merasa terganggu sebab mereka merasa bahwa si pemuda tadi tidak menghargai betapa pentingnya persiapan diri sebelum datang ke perbaktian. Anggota-anggota gereja kemudian menyampaikan keberatannya pada pendeta jemaat. Segera pendeta itu mendekati si pemuda tadi, dan dengan sopan pendeta katakan bahwa pemuda itu perlu menanyakan kepada Tuhan pakaian apa yang pantas untuk digunakan sebelum datang lagi ke gereja itu untuk berbakti. Pada pekan berikutnya pemuda itu muncul dengan menggunakan pakaian yang sama. Sang Pendeta segera mendatanginya dan berkata, â??Saya sudah katakan bahwa anda perlu bertanya kepada Tuhan pakaian apa yang pantas anda pakai sebelum datang berbakti.â?? Kemudian pemuda itu menjawab, â??Iya, saya sudah bertanya pada Tuhan, tetapi Tuhan katanya bahwa Ia juga tidak tahu sebab Ia tidak pernah hadir ke gereja ini.â??
Berhentilah menghakimi orang lain atas menampilan mereka. Banyak orang yang pada penampilan luarnya seperti orang suci padahal di dalamnya seperti kotornya kuburan. Apa yang ada di dalam anda (dan diri seseorang) adalah lebih penting dari apa yang tampak diluar. Banyak orang yang berhati suci tetapi karena bertumbuh dalam latar belakang yang berbeda dengan anda maka penampilannya dan cara bicaranya berbeda dengan apa yang anda harapkan.
Kita kadang cepat menghakimi orang lain yang tidak sama seperti kita. Meskipun anda tidak sepenuhnya mengerti sesamamu jangan pernah menghakiminya. Kita mungkin tidak sependapat dengan oang lain tetapi itu tidak membuat kita berhenti untuk mengasihinya.
Terlalu banyak tembok-tembok yang dibangun dan sekat-sekat yang didirikan untuk memisahkan kita dengan orang lain. Banyak orang memandang rendah pada orang lain, sebab keyakinannya berbeda dengan dia. Kita harus memahami bahwa di surga tidak ada ruang terpisah untuk Islam, untuk Kristen, untuk Katolik, Untuk Adventist tetapi semuanya satu di bawah pohon Al-hayat.
Kita perlu memperbesar lingkaran cinta kita. Hilangkan kebiasaan untuk menjudge orang lain atas penampilan luarnya. Pakailah cara pandang yang dapat menembus citra superfisial, penampilan luar, tampilan sebatas kulit; yang dapat menembus hingga kepada hati.
sumber : pulsk.com
Sorban Terbesar di Dunia
By : Alyanis Mufid SWM
inilah sorban terbesar di dunia jangan lupa wownya ya !
Tag :
Agama,
Dalam Negeri,
Fashion Pria,
ilmu pengetahuan,
Luar Negeri,
Paling WOW,
Sastra,
Terbaru,

